Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Sunday, April 17, 2016

5 Perbedaan pembisnis dan pedangan

bisnis,dan peluang usaha

perbedaan antara bisnis dan pedangan

salamat berjumpa kembali sahabat blog sejarah muda kembali lagi bersama admit seperti biasanya,semoga sahabat blog sejarah muda dalam kea adaan sehat selalu di jalan tuhan yang lurus .kali ini kita akan bahas perbedaan antara bisnis dan peadagang seperti yang sebelumnya admit pernah share,


disana langkah langkah dasar untuk membangun sebuah usaha ,usaha tidak luput dari perbincangan para manusia yang pasti usaha adalah cara untuk bertahan hidup membangun sebuah usaha pastinya tidak mudah seperti yang kita bayangkan ,tapi kali ini kita tidak bahas tentang cara membangun usaha melainkan yang akan kita bahas yaitu perbedaan antara pembisnis dan pedangan ,kalau dilihat secara sekilas mata bisnis dan dagang maka kita bisa bulat kan sama sama menghasilkan uang tapi ada hal2 yang berbeda dari kedua buah kata tersebuat dan pastinya akan kita bahas dengan jelas berikut .penjelasan tentang perbedaan antara pedangan dan pembisnis

pedagang ialah orang atau tokoh yang bergerak dengan kegerakan pasaran pedang menghasilkan dengan modal yang besar ,tanpa modal besar berdangan juga tidak mampu menghasilkan uang yang begitu besar atau pun berhasil pastinya butuh waktu lama untuk menjalani sebuah usahanya

berdangan sangat populaer di dunia usahawan ,orang yang berusaha menjual barang dengan langsung menuju pengosumsi disebut dengan pedangan,pedangan tidak membutuhkan banyak kariawan dan pedangan juga mampu memberikan pelayanan tunggal ,tanpa ada campur tangan lain ,

 sedangkan bisnis adalah sebuah sistem yang berjalan dengan rencara dan perancangan .bisnis biasanya memantau pasaraan melain kan .bisnis menyajikan dengan cara lain ,sebuah bisnis bisa berhasil dengan kerja team atau teman pendukung ,

bisnis juga hal-hal yang bisa menghasilkan tanpa harus ada campurtangan dari pemiliknya berbisnis sama dengan bekerja sama dalam artinya bisnis itu bisa kita sebut sebuah usaha team yang mendakat kepada pasaran yang dibuat dengan perancangan ,atau menciptakan rangcangan rangcangan untuk kemajuan usahanya

 dan yang pastinya kedua usaha tersebuat tentunya membuatuh kan menajemen sobat juga bisa baca
cara memenajemen sebuah usaha
 disana sudah dijelaskan dengan terperinci dan tinggal sobat lagi yang mampu untuk memaksimalkan kelancaraannya ,dalam berusaha untuk menuju kedepannya

ada pun hal yang membedakan antara bisnis dan pedangan adalah sebagai tergantung oleh yang memilikinya 

berikut ini label perbedaan antara pedagang dan pembisnis :

PEMBISNIS PEDAGANG
1.pemasaran dalam 
sebuah bidang bisnis
pemasaran tidak
tergantung pada pembeli

2.bisnis lebih menjual
kualitas dari pada produc

3.tempat pembisnis
tidak mengadalkan satu 
tempat tapi mencari celah
baru

4.pasar bisnis tidak 
mengikuti gerak pasar
tapi menciptakan pemasaran

5.aset bisnis bisa bergerak
tanpa campurtangan 
wonernya
1.pemasaran pedagan
 mengadalkan 
pelangan atau langganan

2.bisnis lebis menjual produc 
dari pada kualitas
dan jasa

3.tempat mengadalkan toko 
wilayah dan keadaan
yang strategis

4.pasar mengikuti gerak
pasar dan selera 
konsumennya untuk
meraih keuntungan

5.aset tidak bisa bergerak
tanpa  pemiliknya


Diatas jelas sekali bukan perbedaan antara bisnis dan pedangan sekarang bagi yang mau menjalankan sebuah usaha pilih pilih lah untuk menerapkan yang mana sebagai andalan untuk masa depan pada dasarnya kedua hal ini sama-sama menghasilkan kentungan bagi pemilik nya

nah mungkin sampai disini dulu admit mengundurkan diri semoga bermanfaat buat sahabat blog sejarah muda  wasalam

jika ada yang kurang mohon ditambahkan di kolom komentar :D salam blogger

Saturday, March 26, 2016

ADA BANYAK KEUNTUNGAN YANG DIDAPAT DENGAN MENULIS

 ADA BANYAK KEUNTUNGAN YANG DIDAPAT  DENGAN MENULIS 

Selamat berjumpa kembali sahabat blogger sejarah muda seperti judul diatas dengan menulis bisa menguntukan so pastinya begitu apalagi bagi seorang bloger yang gemar menulis untuk menuangkan isi pemikirannya kedalam blogpribadi atau publicknya .bukan hanya kepuasaan semata,karya tulis yang bagus juga bisa memberi pendangan lain bagi pembaca serta penulis sendiri.

berikut ini ada sedikit penjabaran tentang keuntungan yang bisa kita peroleh dengan menulis, mungkin sobat bingung dan bertanya-tanya "memang ada ya untungnya menulis "pastinya ada kalau tidak ada untungnya,kenapa parapenulis itu masih menekuni hobi menulisnya ,untuk lebih detail dan terperinci sedikit admit buka bukaan buat kita semua yg hoby menulis ,

1.menghasilkan uang

 menghasilkan uang "kenapa tidak",pastinya menulis dengan karya tulis yang bermanfaat bisa di kirim di media massa ,apalagi sekarang ini semua serba mudah dengan bantuan teknologi,dengan honor yang kita dapat atau yang diberikan bisa dibuat untuk membiayai kebutuhan menulis.yang pasti, tujuan utama menulis bukan lah untuk itu (materi) melainkan untuk berbagi dan memberi informasi  kepada pembaca

2.memiliki rasa bangga

memiliki rasa bangga ,pastinya ada rasa bangga di dalam diri kita jika karya tulis kita mampu di terima di kalangan masyarakat  ,media media dan majalah.
bayangkan jika dengan tulisan kita banyak masyarakat menyenangi pastinya akan baik ,

3.bermanfaat buat orang lain

sebagai penulis tentunya dapat melihat lingkungan dan menuliskannya ,banyak hal2 yang dapat membuat artikel tulisan kita yang bermanfaat buat orang lain 
contoh :
  1. membuat artikel menjaga lingkungan 
  2. membuat artikel tutorial dan ide ide 
  3. membuat artikel motivasi
  4. membuat artikel cerita cerita dan pastinya masih banyak yang lainnya  

4.melepaskan rasa lega

terkadang sering juga terlintas di benak kita masalah masalah yang tidak dapat di selesaikan dengan berbicara maka tulisanlah yang menyampaikannya dengan posting2 serta surat suratan untuk memngungkapkan yang tidak dapat kita ucapkan dengan mulut 

nah sobat blog sejarah muda banyak bukan hal2 yang dapat menguntungkan buat kita serta orang yang membaca nya ,

nah sobat blogger tanah air mari kita budidayakan tulis menulis dengan tujuan positif semoga tulisan kita bisa bermanfaat untuk pembaca

salam blogger sejarah muda

Wednesday, October 22, 2014

Membangun TEAM MENAJEMEN USAHA, Tim kecil VS Tim besar.

Membangun tim manajemen impian bagi usaha kecil, Tim kecil VS Tim besar.

sejarah muda
Link to photo's attribution and source is at the bottom of blog post
Mengelola usaha kecil bukanlah persoalan yang mudah. Banyak pemilik usaha kecil mengeluh tentang sulitnya mengelola usaha kecil mereka karena hanya memiliki sedikit karyawan untuk membantunya mengelola bisnis. Jika saja para pemilik usaha kecil ini diminta untuk membangun the dream team (tim impian) yang mereka inginkan untuk membantu mereka mengelola usaha kecil mereka dengan tepat, pastilah mereka menginginkan banyak orang untuk membantu mereka. Bagaimana dengan Anda?
Memiliki tim yang terdiri dari sedikit orang bukanlah sebuah bencana, bahkan jika anda mengelola tim dengan tepat tim kecil bisa saja menjadi the dream team dan bahkan the winning team
Tim kecil sebenarnya banyak memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh tim besar. Tim kecil dapat bergerak lincah, fleksibel dan membutuhkan lebih sedikit biaya daripada tim besar. Sebagai pemilik usaha kecil anda bisa mengelola tim kecil dengan meaksimalkan kelebihan-kelebihan ini. 

Banyak bukti di luar sana yang telah menunjukkan bahwa tim kecil dapat menghasilkan sesuatu yang besar, berarti dan penting sama dengan tim besar, bahkan dalam beberapa kasus mengalahkan mereka. Tahukah anda bahwa tim yang menciptakan pivot table yang luar biasa berguna hanya dikerjakan oleh dua orang saja? Tim yang menciptakan magnetic strip yang dipakai dalam kartu ATM kita hanya memiliki tiga anggota. Transistor pertama di dunia –yang memungkinkan terjadinya revolusi dunia komputer- diciptakan dan dirancang hanya oleh tiga orang di Bell Labs.
Perusahaan raksasa dunia juga berawal dari tim kecil. Anda pasti tahu kisah pendirian Google, Microsoft dan Apple. Semua perusahaan tersebut bermula dari sedikit orang – tidak lebih banyak daripada jumlah jari-jari di tangan kita- yang memiliki hasrat, impian dan kemaun untuk bekerja keras mewujudkan impian mereka. 
.Jadi jangan berkecil hati jika anda hanya memiliki tim kecil dengan sedikit orang karyawan untuk membantu anda menjalankan usaha. Banyak yang bisa anda capai dengan tim kecil. Ada beberapa tips manajemen untuk mengelola tim kecil sehingga anda bisa memaksimalkan kelebihan dan menjadikan tim kecil anda sebagai tim impian dan tim pemenang, yang pada akhirnya memajukan usaha kecil anda menjadi perusahaan besar.
Berikut beberapa tips manajemen yang bisa anda ikuti. 
1. Perkuat multitasking. Memiliki tim kecil dengan sedikit orang mengharuskan anda untuk melakukan multitasking alias satu orang mengerjakan beberap pekerjaan atau fungsi sekaligus. Anda sebagai pemilik usaha kemungkinan harus melakukan tugas yang lebih banyak daripada para pekerja anda. Itu memang sudah menjadi risiko sebagai owner suatu usaha. Patut diingat bahwa anda tak bisa begitu saja memberikan secara asal-asalan pekerjaan kepada sesorang. Dalam mengatur multitasking, primsip manajemen moderen yaitu the right man for the right job alias memberikan pekerjaan kepada ahlinya, tetap harus dihormati dan dipatuhi. Ini juga yang dilakukan oleh perusahaan dunia macam Apple, dan Microsoft pada masa awal (startup) mereka. Di Apple Steve Wozniak mengurusi hardware sedang Steve Jobs mengurusi desain produk dan marketing. 
2. Manfaatkan kecepatan dan kelincahan tim kecil. Salah satu kelebihan besar tim kecil ialah kecepatan dan kelincahan aksi. Karena hanya memiliki sedikit anggota maka keputusan strategis dapat diambil secara cepat. Eksekusi atau pelaksanaan keputusan strategis tersebut juga bisa dilakukan secara cepat. Akan tetapi satu hal yang harus diperhatikan oleh pemilik usaha atau siapapun yang memimpin tim kecil yauti setiap pengambilan keputusan haruslah didasari oleh fakta dan data. Jangan memutuskan sesuatu tanpa didasari oleh data yang mendukung. Oleh karena itu kumpulkanlah data penting yang diperlukan secukupnya. Penting bagi tim kecil untuk selangkah di depan tim besar, jangan membuang waktu dalam mengumpulkan data dan mengambil keputusan.

3. Tetaplah efisien dalam hal biaya.  Tim kecil dengan sedikit orang tentu saja membutuhkan sedikit biaya dibandingkan tim besar. Manfaatkanlah keungulan ini. Lakukan semua dengan sederhana. Riset, marketing, atau desain semua harus dilakukan secara efisien. Pertarungan dengan perusahaan juga harus dilakukan secara efisisen. Bagaimana caranya? Pertama anda bisa saja mengindari berhadapan secara langsung dengan tim besar dan memilih niche usaha anda sendiri. Kedua jika memang harus melawan langsung dengan perusahaan besar, fokuslah di area yang paling efisien dibandingkan perusahaan besar. Mungkin usaha kecil anda memiliki tim riset atau marketing yang lebih efisisen daripada tim di perusahaan besar? Fokuslah di area tersebut. 
Tentu saja masih banyak tips manajemen untuk tim kecil yang akan mampu memaksimalkan kelebihan tim tersebut dan pada akhirnya akan menumbuhkan usaha kecil anda menjadi sebuah perusahaan besar, tetapi tiga tips manajemen di atas adalah dasar-dasar yang sangat penting bagi tim kecil jika ingin menjadi the dream team. 
Ada banyak buku yang mengulas cara tim kecil dapat menang melawan tim besar. Salah satu yang saya rekomendasikan ialah karya Malcolm Gladwell yang berjudul David and Goliath, Ketika Si Lemah Menang Melwan Raksasa. Buku ini sangat bagus dan ditulis dalam bahasa yang sederhana sehingga mudah dimengerti cocok dibaca oleh semua kalangan. 
Saya menulis post ini agar para pemilik usaha kecil tak berputus asa dan mengeluh karena hanya memiliki sedikit karyawan dalam tim kecil untuk membantu mereka mengelola usaha kecil mereka. 
Percayalah bahwa tim kecil pun mampu menang melawan tim besar. Perusahaan kecil pun bisa mengalahkan perusahaan besar. 
photo credit: 'PixelPlacebo' via photopin cc

DASAR MEMBAGUN SEBUAH USAHA

DASAR MEMBAGUN SEBUAH USAHA

sejarah muda
poto : dasar membagun usaha
Usaha kecil menengah (UKM) seringkali beroperasi dan dikelola secara tradisional. Sang pemilik dan pendiri usaha mengerjakan semuanya. Dia menjadi Jack-of-All-Trades usaha kecilnya. Ketergantungan usaha kecil ini kepada pemiliknya dapat menjadi bencana bagi sebuah usaha jika sang pemilik mengalami masalah pribadi seperti masalah kesehatan. 

Jika kita menginginkan usaha kecil menengah kita menjadi sebuah usaha besar yang mendunia, menguasai pasar lokal, regional dan global, kita tak bisa lagi menerapkan mentalitas tradisional pada usaha kita. Manajemen dan pengelolaan sebuah usaha kecil juga harus menerapkan prinsipi-prinsip pengelolaan modern tanpa harus mengorbankan satu hal baik yang khas sebuah usaha kecil : sikap kekeluargaan. 

Pengusaha usaha kecil menengah (UKM) harus mulai memikirkan untuk menyerahkan beberapa aspek usaha kecilnya seperti pembukuan, laporan keuangan, personalia, dll kepada para profesional  Tujuan pengelolaan usaha kecil haruslah untuk memaksimalkan laba - bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

Usaha kecil dapat menerapkan tiga prinsip pengelolaan  modern berikut jika mau memaksimalkan laba usaha mereka dan menjadi sebuah usaha besar. 



1. Buat anggaran (budget) secara efektif

Penganggaran (budgeting) yang hati-hati akan memungkinkan pemilik usaha kecil menengah (UKM) untuk bisa memperkerjakan atau menyewa profesional untuk melakukan tugas-tugas di luar kompetensi inti usaha kecilnya.

Pertimbangkanlah mengalokasikan sebagian anggaran utnuk menyewa atau memperkerjakan profesional untuk pembukuan, payroll dan pelaporan karena tugas yang makan waktu seperti ini akan mengalihkan pemilik usaha dari tugas utamanya - perencanaan strategi bisnis. Menyewa ahli untuk mengerjakan tugas-tugas yang bukan keahlian kita adalah prinsip manajemen modern yang dapat memaksimalkan laba usaha kita.

2. Gunakanlah accrual accounting

Ingin usaha kita beoperasi layaknya sebuah perusahaan besar? Ketahuilah perbedaan antara akuntansi berbasis-kas dan akuntansi accrual (accrual accounting). Accrual accounting adalah metode akuntansi yang mengakui teriadinya pendapatan pada saat terjadinya penjualan atau pada saat jasa diberikan, meskipun kas dari transaksi tersebut belum diterima atau mencacatat suatu peristiwa akuntansi ketika ia jatuh tempo, bukan ketika ia diterima. Perusahaan besar seringkali menggunakan accual accounting karena lebih dapat menggambarkan kondisi finansial dan memudahkan budgeting

Katakanlah Anda memiliki usaha kontrakan, dan penyewa membayar uang sewa bulan Mei di tanggal 30 April. Dalam accrual accounting, Anda mencatat pemasukan pada tanggal jatuh tempo (awal bulan Mei) bukan di laporan bulan April. Metode ini menghasilkan gambaran yang lebih jelas cash flow bulanan Anda. Jika Anda mencatat pembayaran sewa tersebut sebagai pemasukan bulan April, hal itu akan menggelembungkan pemasukan sewa di bulan April sedangkan pemasukan sewa di bulan Mei terlihat menderita kerugian. 

Jika Anda merasa tak nyaman dengan  accrual accounting, ikuti tips nomor satu dan sewalah ahli pembukuan. Jika Anda memiliki pemahaman dasar akuntansi, software akuntansi untuk usaha kecil dapat membantu pembukuan usaha Anda. Software akuntansi juga memiliki kemampuan reporting untuk membantu Anda melihat gambaran besar keadaan finansial usaha dalam jangka panjang. 


3. Jangan besikap pelit mengeluarkan uang mendapatkan staff terbaik


Peribahasa "Ada uang, ada barang" juga berlaku dalam mencari karyawan. Mereka yang memiliki keahlian lebih seringkali menginginkan bayaran lebih. Janganlah bersikap pelit dalam hal ini.

Isilah usaha Anda dengan karyawan-karyawan terbaik di bidangnya yang bekerja lebih baik daripada pesaing Anda- dan lebih baik daripada Anda sendiri, dan alokasikan uang di anggaran untuk memberikan reward kepada mereka yang telah bekerja dengan baik. 
SEJARAH MUDA

SEJARAH MUDA


SUMBER BERITA

Startup Central 

SELAMAT ATAS KUNJUNGAN NYA JANGAN LUPA KOMENNYA

CARA MEMENAJEMEN SEBUAH USAHA YANG BAIK

 CARA MEMENAJEMEN SEBUAH USAHA


  Daftar ini cukup untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, yuk kita simak:


1. Lebih realistis.

Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan contoh model bisnis yang anda jalani, itu artinya mungkin Anda luar biasa jeniusnya, atau berarti model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

2. Jangan menginvestasikan uang sendiri

Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start- up tadi, dan tidak dikejar utang. Membuat team akan memudahkan kerja dan berbagi beban.

sejarah muda

3. Bersedia bekerja Lebih Keras

Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan kesenangan sementara, maka dunia wirausaha tidak cocok Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah.  Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

4. Hargai waktu

Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila vendor anda mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan jika anda ambil sendiri gratis, namun Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke lokasi vendor anda tersebut, maka lebih baik bayar saja ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena Iebih murah. Putuskan bekerja efisien, karena pada banyak kasus, waktu kita lebih berharga dari harga membayar orang untuk melakukan hal yang banyak menghabiskan waktu.

5. Rekrut karyawan dengan baik

Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda harus merekrut karyawan dari Iuar. Untuk itu, Iakukan proses rekruitmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

6. Jual kelebihannya, bukan harganya.

Saat Anda memuiai usaha, biasanya anda akan kesulitan membuka pasar. Tapi, jika Anda bersaing harga, Anda pada akhirnya akan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Maka, kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda Iebih tinggi karena memiliki nilai yang Iebih baik.

7. Ketahui angka dasar (Hitung HPP dengan cermat)

Penting sekali untuk mengetahui berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk menjalani usaha — mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan itulah angka dasar—jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang deh bisnis anda.

8. Gunakan teknologi terbaru.

Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

9. Perlakukan vendor dengan baik.

Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

10. Jadilah yang terbaik.

Anda tidak boleh setengah-setengah. Setiap hal yang Anda lakukan untuk pelanggan haruslah yang terbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.
 mulai lah dari sekarang

DI atasia lah trick trick untuk memenajeman sebuah usaha

menajemen usaha
sukses itu nyata

(Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)